Jun 29

Kamus Kehidupan Akuntansi

Published by at 1:31 pm under Akuntansi

Accounting, accountancy (akuntansi): Seni pencatatan, pengelompokan, pengikhtisaran dengan cara yang berarti transaksi yang dinyatakan dengan uang dan menafsirkan hasilnya yang tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk dapat mengambil keputusan usaha dan ekonomi.

Accounting policies (kebijakan akuntansi): Penjelasan yang diberikan pada catatan keuangan tentang prinsip akuntansi yang dianut dalam penyajian daftar keuangan.

Adversed opinion (pendapat tidak setuju): Salah satu jenis pendapat yang diberikan oleh akuntan karena alasan tertentu tidak dapat menyetujui mengenai kewajaran dari daftar keuangan yang disajikan.

Alternative procedure (prosedur pilihan lain): Salah satu prosedur pemeriksaan yang dapat diterima sebagai pilihan lain, berhubung dengan prosedur yang diwajibkan tidak dapat dilakukan seperti halnya pada pemeriksaan persediaan barang atau piutang.

Annual report (laporan tahunan): Dokumen umum yang dibuat oleh manajemen perusahaan sebagai pertanggungjawaban pada setiap akhir tahun buku untuk disampaikan pada rapat umum pemegang saham yang memuat informasi mengenai perusahaan secara umum. Salah satu jenis informasi yang disajikan dalam laporan tersebut adalah laporan keuangan.

Arm’s length transaction (transaksi sedepa, tanpa hubungan khusus): Transaksi yang tidak didasarkan atas suatu hubungan khusus seperti keluarga, pemilikan saham, kepentingan dan lain-lain sehingga transaksi didasarkan atas harga pasar bebas.

Assets (kekayaan, aktiva): Kekayaan yang mempunyai potensi ekonomis yang dimiliki oleh perusahaan atau yang dikuasainya dan bermanfaat untuk masa yang akan datang dan diperoleh dari transaksi yang lampau.

Audit (pemeriksaan, audit): Suatu kegiatan pengumpulan bukti dan menilainya untuk mengetahui kesesuaiannya dengan suatu ukuran yang ditetapkan.

Auditing procedures (prosedur pemeriksaan): Tatacara melakukan suatu kegiatan dalam pemeriksaan menurut pedoman atau pertimbangan akuntan sesuai dengan tujuan pemeriksaan.

Auditor (pemeriksa): Akuntan yang melakukan pemeriksaan dan sering juga dimaksud akuntan publik; tidak semua akuntan melakukan fungsi audit.

Auditor’s report, accountant’s report (laporan akuntan): Suatu dokumen yang dibuat oleh akuntan sebagai hasil dari pemeriksaan yang dilakukannya menurut norma pemeriksaan akuntan.

Audit risk (risiko pemeriksaan): Kemungkinan yang dihadapi oleh akuntan dalam pemeriksaan bahwa terdapat pernyataan yang salah (control risk and inherent risk) dan tidak dapat diketemukannya (detection risk) suatu kesalahan yang material.

Balance sheet (daftar neraca): Suatu jenis daftar keuangan (lihat finacial statement) yang menunjukkan keadaan keuangan pada saat tertentu di mana diperlihatkan unsur-unsur dari kekayaan, kewajiban dan modal.

Clean opinion (pendapat bersih, tanpa kecuali): Suatu jenis pendapat yang diberikan oleh akuntan untuk pemeriksaan yang dilakukannya, di mana akuntan dapat menerima kewajaran dari daftar keuangan yang disajikan.

Code of ethics (kode etik): Suatu perangkat mengenai kaedah etika profesi yang wajib diindahkan oleh akuntan sebagai pelengkap dari kaedah hukum atau kebiasaan yang berlaku umum yang tujuannya adalah untuk menjaga martabat dari profesi dan untuk melindungi masyarakat dalam pemberian pelayanan oleh akuntan.

Commitment (janji, ikatan): Suatu persetujuan dari dua pihak untuk saling memberikan prestasi di masa yang akan datang yang mempunyai nilai uang dan lazimnya bukan dianggap suatu transaksi dagang dan oleh sebab itu tidak dicatat dalam buku perusahaan sebagai hasil transaksi.

Compilation (penyusunan ikhtisar keuangan): Suatu kegiatan yang dilakukan oleh akuntan untuk membantu perusahaan dalam penyusunan daftar atau ikhtisar keuangan tanpa melakukan pemeriksaan keuangan yang lazim.

Confirmation (penegasan): Suatu prosedur pemeriksaan yang wajib dilakukan oleh akuntan dalam pemeriksaan piutang dengan cara mengirimkan surat penegasan kepada yang berutang untuk mendapat kepastian kebenaran dari jumlah piutang dengan cara mencocokkan jawaban yang diterima dengan catatan yang dibuat oleh perusahaan.

Consistent (konsisten): Penerapan dari prinsip akuntansi yang lazim yang sama, termasuk metode/caranya untuk dua atau lebih masa yang tujuannya untuk daya banding dari data akuntansi yang disajikan. Misalnya cara penyusutan dari kekayaan tetap secara terus menerus dilakukan menurut cara penyusutan dengan persentasi tetap setiap tahun.

Contingency (ketidakpastian): Suatu keadaan yang diliputi ketidakpastian untuk mendapat keuntungan atau menderita kerugian dan baru terselesaikan sesudah terjadi peristiwa atau keputusan. Yang menjadi masalah dalam akuntansi hanya ketidakpastian yang tertentu; ketidakpastian yang umum seperti kemungkinan menderita kerugian sebagai akibat risiko dagang yang biasa tidak termasuk. Yang sering terjadi adalah ketidakpastian mengenai sengketa hukum yang masih di pengadilan dan belum mendapat keputusan.

Disclaimer (tidak memberikan pendapat): Suatu jenis pendapat yang dapat diberikan oleh akuntan dalam pemeriksaan sebagai akibat dari tidak dapatnya akuntan mengambil kesimpulan dari hasil pemeriksaannya. Sebenarnya pendapat yang diberikan oleh akuntan ‘tidak memberikan pendapat’ atau ‘menolak memberikan pendapat’ yang tidak sesuai dengan tata bahasa yang baik.

Disclosure (pengungkapan): Suatu cara dalam penyajian daftar keuangan untuk memperlihatkan dan menjelaskan sesuatu sehingga dapat memberikan informasi yang patut diketahui sehingga tidak menyesatkan pembaca daftar keuangan.

Engagement letter (surat penunjukkan): Suatu surat atau dokumen perjanjian yang ditandatangani oleh akuntan dan pihak perusahaan tentang penunjukan akuntan sebagai pemeriksa keuangan di mana dijelaskan hal-hal yang perlu disepakati seperti: tujuan, tata cara, waktu dan mulai pemeriksaan, balas jasa dan hal-hal lain yang dianggap penting.

Evidence (bukti, pembuktian): informasi tertulis atau tidak tertulis yang diperdapat oleh akuntan dalam pemeriksaannya yang dipergunakan untuk merumuskan hasil pemeriksaannya yang dipergunakan untuk merumuskan hasil pemeriksaannya yang terdiri dari bukti dasar akuntansi dan bukti penguat lainnya. Bukti dasar akuntansi merupakan olahan proses akuntansi (buku jurnal, harian, pembantu, pedoman dan lain-lain), sedangkan bukti penguat adalah bukti asli atau yang langsung didapat (faktur, kuitansi, hasil konfirmasi, notulen, perhitungan yang dibuat sendiri, hasil pengamatan dan lain-lain).

Examination (pemeriksaan): Lihat audit.

Exception (pengecualian): Suatu jenis pendapat yang diberikan oleh pemeriksaan keuangan di mana akuntan tidak dapat menerima kewajaran dari daftar keuangan berhubungan dengan adanya beberapa penyimpangan dan penyajiannya.

Financial audit (pemeriksaan keuangan): Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan menurut pedoman norma pemeriksaan akuntan untuk memberikan pendapat atau menolak memberikan pendapat mengenai kewajaran dari daftar keuangan yang disajikan oleh manajemen.

Financial report (laporan keuangan): Suatu dokumen yang dibuat oleh manajemen perusahaan yang memberikan informasi mengenai masalah keuangan termasuk daftar keuangan.

Financial statements (daftar keuangan): Suatu ikhtisar yang dihasilkan dari proses akuntansi yang memberikan informasi keuangan dari suatu perusahaan dan yang utama adalah daftar neraca, daftar laba rugi, daftar perubahan modal dan daftar perubahan posisi keuangan.

General audit (pemeriksaan keuangan): Lihat financial audit.

Generally accepted accounting principles (prinsip akuntansi yang lazim): Pedoman penyusunan daftar keuangan yang disepakati oleh akuntan yang sebagian tidak dibukukan dan sebagian dibukukan dalam buku “Prinsip Akuntansi Indonesia”. Oleh sebab itu akuntan dianggap telah mengetahui prinsip akuntansi yang lazim walaupun tidak dibukukan. Sebagian besar dari prinsip akuntansi yang dipergunakan di Indonesia bersumber pada prinsip akuntansi di Amerika Serikat.

Generally accepted auditing standards (norma pemeriksaan akuntan): Pedoman tatacara pemeriksaan yang wajib diindahkan oleh akuntan dalam pemeriksaan keuangan yang terdiri dari sepuluh butir dan penafsirannya dibuat dalam pedoman pedoman lain seperti dibukukan dalam ‘Norma Pemeriksaan Akuntan’, yang sebenarnya adalah saduran dari pedoman pemeriksaan di Amerika Serikat.

Income statement (daftar laba rugi): Salah satu dari daftar keuangan yang utama yang menunjukkan hasil operasi perusahaan untuk suatu jangka waktu dengan memperlihatkan hasil pendapatan dan biaya-biaya dan sisa laba.

Independent (bebas, tidak terikat): Kedudukan atau sikap mental yang tidak berpihak harus dipertahankan oleh akuntan dalam melaksanakan fungsinya sebagai pemeriksa dan merupakan soko guru dari profesi akuntan. Dibedakan antara independence in fact dan independence in appearance. Yang pertama menyangkut masalah integritas dan kejujuran dan yang kedua menyangkut masalah hubungan sebagai dapat terlihat seperti akuntan yang juga menjadi pemegang saham dari perusahaan yang diperiksanya dianggap melanggar prinsip independence in appearance.

Internal control (pengendalian intern): Sistem akuntansi, prosedur pengendalian dan sistem pengendalian lingkungan yang ada dalam perusahaan untuk menjamin tercapainya tujuan dari perusahaan seperti perlindungan kekayaan, pencatatan yang cermat, peningkatan efisiensi dan ketaatan kepada kebijaksanaan perusahaan.

Letter of representation (surat pernyataan penyajian yang benar): Surat pernyataan yang dibuat oleh manajemen perusahaan mengenai kebenaran dari penyajian dari unsur-unsur daftar keuangan maupun yang lain.

Letter of representation (surat pernyataan penyajian yang benar): Surat pernyataan yang dibuat oleh manajemen perusahaan mengenai kebenaran dari penyajian dari unsur-unsur daftar keuangan maupun yang lain.

Liability (utang, kewajiban): Pengorbanan di masa yang akan datang dari manfaat ekonomi yang berasal dari kewajiban sekarang yang akan diselesaikan dengan penyerahan kekayaan sebagai akibat dari transaksi yang silam. Pada daftar neraca terlihat pada sisi sebelah kredit yang terdiri dari beberapa jenis utang.

Long-form report (laporan bentuk panjang): Laporan akuntan singkat yang diperluas sehingga mencakup informasi tambahan di mana akuntan juga akan menjelaskan tanggung jawabnya mengenai informasi tambahan yang disajikan. Istilah ini tidak dipakai lagi di Amerika Serikat.

Management letter (surat saran dan penemuan akuntan): Surat yang dibuat oleh akuntan dan ditujukan kepada manajemen mengenai hal-hal yang perlu mendapat perhatian, seperti kelemahan yang lazimnya berkenaan dengan sistem pengendalian yang ada serta saran untuk memperbaikinya.

Materiality (materialitas): suatu konsep mengenai pentingnya suatu jumlah yang ditinjau dari sudut pandangan apakah akan mempengaruhi keputusan seseorang.

Notes to financial statements (catatan kepada daftar keuangan): Penjelasan yang melengkapi daftar keuangan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari daftar tersebut. Tanpa catatan daftar keuangan dianggap tidak cukup terungkap dan oleh sebab itu tidak cukup memberikan informasi yang diperlukan guna mengambil keputusan.

Opinion paragraph (alinea pendapat): Bagian pertama dari laporan akuntan yang merupakan satu alinea dan menjelaskan mengenai luas pemeriksaan yang dilakukan.

Off-balance sheet financing (pembiayaan lepas neraca): Cara membiayai suatu kegiatan yang tidak tergambar pada daftar neraca. Pada umumnya cara ini dapat diterima sepanjang ada pengungkapan.

Owners’ equity (modal sendiri): Selisih antara jumlah kekayaan dan kewajiban yang menunjukkan hak atau kepentingan pemilik dan juga disebut ‘kekayaan bersih’ (net assests) terdiri dari modal saham yang sudah disetor, agio saham, laba yang ditahan, cadangan, modal revaluasi, donasi.

Physical inventory taking (perhitungan nyata persediaan): Prosedur pemeriksaan mengenai persediaan yang dilakukan dengan cara perhitungan nyata untuk mendapat kepastian mengenai kewajaran dari jumlah persediaan dan wajib dilakukan menurut norma pemeriksaan akuntan.

Present fairly (menyajikan dengan wajar): Penyajian yang wajar adalah penyajian yang berpedoman kepada prinsip akuntansi yang lazim yang diterapkan dengan konsisten termasuk pengungkapan yang cukup.

Qualification (pengecualian): Lihat exception.

Regitered accountant (akuntan terdaftar): Seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan akuntan menurut Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1954 dan telah terdaftar di Departemen Keuangan dengan mendapatkan nomor pendaftaran (register) dan berhak mempergunakan sebutan ‘akuntan’ atau ‘akuntan terdaftar’.

Related party (Pihak yang berhubungan khusus): Pihak dengan siapa ada suatu hubungan yang tidak didasarkan atas hubungan yang umum sebagai akibat adanya keterkaitan manajemen, keluarga, kepentingan keuangan atau kepemilikan, seperti suatu perusahaan yang berada di bawah satu induk perusahaan atau pihak yang mempunyai hubungan khusus dengan perusahaan induk maupun dengan perusahaan anak lainnya.

Review (tinjauan, pemeriksaan ringkas): Suatu pemeriksaan yang dilakukan tidak berdasarkan norma pemeriksaan akuntan dan oleh sebab itu tidak mencakup kegiatan seperti penilaian pengendalian intern, pengujian catatan akuntansi, menaksir risiko audit dan prosedur pemeriksaan tertentu dan tidak menghasilkan suatu pendapat. Cara pemeriksaan yang dilakukan dengan ringkas dan tidak seluas pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan norma pemeriksaan akuntan. Dipergunakan untuk pemeriksaan daftar keuangan interim.

Scope paragraph (alinea lingkup): Bagian dari laporan akuntan pada alinea pertama yang menjelaskan tentang lingkup dan cara pemeriksaan yang dilakukan.

Short-form report (laporan bentuk singkat): Salah satu bentuk dari laporan akuntan yang hanya mencakup daftar keuangan yang utama yang terdiri dari daftar neraca, daftar laba rugi, daftar perubahan posisi keuangan dan catatan daftar keuangan, tetapi tidak termasuk penjelasan tambahan.

Special report (laporan khusus): Suatu laporan yang dihasilkan oleh akuntan di mana laporan akuntan yang biasa tidak cocok untuk dipergunakan, sebagai akibat dari tujuan pemeriksaan yang berbeda. Tujuan pemeriksaan yang biasa dipakai adalah untuk memberikan pendapat mengenai kewajaran dari daftar keuangan secara menyeluruh berdasarkan prinsip akuntansi yang lazim. Dalam pemeriksaan khusus kewajarannya tidak menurut prinsip akuntansi yang lazim tetapi prinsip akuntan yang lain dan tujuannnya pemeriksaan terkadang hanya untuk mengetahui kewajaran dari suatu unsur dari daftar keuangan, seperti jumlah penjualan.

Standard report (laporan bentuk standar): Suatu bentuk laporan akuntan yang paling sederhana yang terdiri dari dua alinea yaitu alinea luas pemeriksaan dan alinea pendapat; dan pendapat yang diberikan adalah ‘tanpa kecuali’ atau ‘bersih’.

Statement of changes in financial position (daftar perubahan posisi keuangan): suatu jenis dari daftar keuangan yang utama yang memberikan informasi mengenai sumber dari dana dan penggunaannya. Dari daftar ini dapat juga terbaca perubahan dari jumlah kas atau modal kerja dalam waktu tertentu, misalnya dalam setahun.

Statement of retained earnings (daftar laba ditahan): Suatu jenis daftar keuangan yang memperlihatkan perubahan dari laba ditahan dalam suatu masa. Perubahan yang lazim terjadi adalah sebagai akibat dari laba dan rugi yang dialami dan pembagian dividen.

Subject to (tergantung pada): Suatu jenis pendapat yang diberikan oleh akuntan dalam pemeriksaan yang termasuk pada jenis exception. Pendapat yang semacam ini memberikan pengecualian yang diakibatkan suatu keadaan yang meliputi ketidakpastian (lihat contigency) yang penyelesaiaannya baru diketahui pada masa yang akan datang seperti sengketa hukum yang belum diputuskan oleh pengadilan.

Subsequent event (peristiwa kemudian): Suatu peristiwa yang terjadi sesudah berakhir tahun buku tetapi sebelum laporan akuntan diterbitkan yang perlu untuk diungkapkan atau yang menyebabkan daftar keuangan perlu untuk diperbaiki.

Substandard reporting (laporan di bawah standar): Pelaporan yang tidak memenuhi norma pemeriksaan akuntan dan dianggap mengandung cacat. Hasil laporan yang dikeluarkan pada dasarnya tidak bermutu dan tidak dapat dipakai untuk tujuan pemeriksaan yang dimaksud; kadang-kadang cacatnya tidak besar dan masih dapat dipakai tetapi menunjukkan bahwa akuntan kurang teliti.

Supplementary information (penjelasan tambahan): tambahan yang dilampirkan kepada laporan bentuk singkat mengenai informasi tertentu sehingga namanya menjadi ‘laporan bentuk panjang’. Oleh karena tidak ada pedoman mengenai isi dari informasi tambahan ini, maka isi dari informasi juga beraneka ragam. Yang penting akuntan harus memberikan penjelasan mengenai tanggung jawabnya terhadap penjelasan tambahan ini.

Testing (pengujian): teknik pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan berdasarkan pengetahuan ilmu statistik di mana pemeriksaan menyeluruh tidak dilaksanakan tetapi dengan pengujian sebagian dari data yang ada. Pengujian merupakan teknik pemeriksaan yang sesuai dengan norma pemeriksaan akuntan.

Unqualified opinion (pendapat tanpa kecuali): Lihat clean opinion.

Unaudited (tidak diperiksa): Akuntan dapat diminta untuk membantu klien untuk pekerjaan yang bukan pemeriksaan seperti penyusunan daftar keuangan. Akuntan dalam hal ini menjelaskan bahwa daftar keuangan yang disusunnya ‘tidak diperiksa’. Juga pada bagian-bagian tertentu dari daftar keuangan yang disajikan bersama laporan akuntan, mungkin tidak diperiksa dan untuk bagian itu dibuat catatan atau penjelasan dengan mencantumkan ‘tidak diperiksa’.

Unauditable (tidak laik untuk diperiksa): Daftar keuangan yang disajikan oleh manajemen tidak didukung dengan bukti yang cukup kompeten sehingga akuntan tidak dapat melakukan pemeriksaan dan terpaksa mengambil kesimpulan bahwa daftar keuangan tersebut tidak laik untuk diperiksa.

Sumber:

Regar, Moenaf H. 1993. Mengenal Profesi Akuntan dan Memahami Laporannya. Cetakan I. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Tags

2012 accounting Accounting Information System akuntansi bahan ajar besar bulan Card cerita cerpen computerized copmuterized dictionary garis guidence haluan ID Identify Identitas ka kamus Kartu kehidupan komputerisasi komputerisasi akuntansi life marhaban ya ramadhan matakuliah materi mengajar pedoman pendek pengajaran penuh ampunan prodi program Prommak s1 sekapur sirih Sistem Informasi Akuntansi stikom studi suci surabaya

3 responses so far

3 Responses to “Kamus Kehidupan Akuntansi”

  1. Edyon 05 Jul 2011 at 12:19 pm

    Plen, bisa gak tiap2 istilah itu dibold, pusing nih bacanya..

  2. Era Hidayahon 06 Jul 2011 at 9:19 am

    udah plen, :)
    thank’s kritiknya…

  3. Kamus Kehidupan Akuntansi | TravelSquareon 21 Sep 2011 at 3:03 am

    [...] Kamus Kehidupan Akuntansi [...]

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Search

Белгород-Днестровский, Белый город на Днестре. Сайт Аккермана Белгород-Днестровский, Аккерман форум лучший форум аккермана. Белгород-Днестровский каталог и ещё...
Наши лучшие друзья! Рецепты Турецкой кухни Турецкая кухня, Женская консультация женский сайт. Красивые фото цветов.Цветы. Фотографии цветов со всего мира. Православная кухня рецепты православной кухни. Путешествия и круизы. дом 2 проекты канала тнт. Андроид Всё для ОС андроид.